WELCOM TO INDONESIA FORUM
 
IndeksCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 KANKER PAYUDARA

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
KENDEO
Administrators
Administrators


Jumlah posting : 25
Join date : 10.12.10
Age : 27
Lokasi : INDONESIA RAYA

PostSubyek: KANKER PAYUDARA   Tue Apr 19, 2011 11:56 pm

Kanker payudara merupakan salah
satu kanker yang terbanyak
ditemukan di Indonesia. Biasanya
kanker ini ditemukan pada usia
40-49 tahun dan letak terbanyak di
payudara bagian atas.
Apa penyebabnya?
Penyebab pasti kanker payudara
tidak diketahui dengan pasti.
Umumnya adanya benjolan
dipayudara akan mendorong
seorang wanita untuk ke dokter.
Benjolan pada tumor ganas yang
kecil sulit dibedakan dengan
benjolan pada tumor jinak.
Pada awalnya rangsangan dari zat
atau keadaan tertentu akan
merangsang sel pada payudara
mengalami penyimpangan
sehingga berubah menjadi sel
kanker. Sel tersebut akan
membelah diri sehingga akan
terbentuk lebih banyak lagi sel
kanker. Karena adanya
penyimpangan maka sel kanker ini
akan mengalami pembelahan dan
pertumbuhan yang tidak teratur
dan terkendali sehingga semakin
lama akan semakin banyak dan
besar serta dapat masuk ke
pembuluh darah sehingga dapat
menyebar ke organ lain dan
berkambang disana.
Mulanya mungkin hanya akan
dirasakan sebuah benjolan kecil
tanpa gejala lain namun bila tidak
cepat dideteksi benjolan tersebut
dapat semakin membesar,
penyebaran sel kanker pada
payudara akan menimbulkan
kerutan pada kulit seperti kulit
jeruk, penarikan kedalam puting
susu dan keluarnya cairan dari
puting, bila sel mulai menyebar
keluar payudara akan timbul
benjolan pada ketiak atau pada
kelenjar diatas tulang dada. Hal
yang ditakutkan dari kanker
payudara adalah penyebarannya
yang cepat, sel kanker yang
menyebar ke organ lain ini dapart
menyebabkan kematian karena ia
akan tumbuh dan berkembang di
organ tersebut, misalnya diotak
dapat menimbulkan kejang atau
lumpuh, sedangkan diparu-paru
dapat menyebabkan sesak nafas
dan penimbunan cairan diparu-
paru.
Faktor resiko
Beberapa faktor resiko diduga
berhubungan dengan kejadian
kanker payudara antar lain :
Usia > 30 tahun
Melahirkan anak pertama pada
usia > 35 tahun
Tidak kawin atau belum pernah
hamil.
Usia pertama kali haid < 12 tahun
Usia menopause (berhentinya haid)
> 55 tahun
Pernah mengalami infeksi, trauma
atau operasi tumor jinak payudara
Mendapatkan terapi hormonal
yang lama
Mempunyai kanker payudar pada
sisi yang lainnya
Pernah menjalani operasi pada
organ reproduksi misalnya tumor
pada kandung telur.
Pernah mengalami radiasi didaerah
dada
Ada riwayat keluarga denngan
kanker payudara misalnya pada
ibu, saudara perempuan ibu,
saudara perempuan bapak,
saudara perempuan adik atau
kakak.
Memakai pil KB pada penderita
tumor jinak payudara.
Gejala klinis
Penderita biasanya merasakan
adanya benjolan di payudara, rasa
sakit, keluar cairan dari puting susu,
timbul kelainan kulit seperti
dimpling (tertariknya kulit
kedalam), kemerahan, luka atau
lecet, dan peau d”orange (kulit
berkerut seperti kulit jeruk). Teraba
pembesaran kelenjar ditempat lain
seperti di ketiak. Bila sudah terjadi
metastase (penyebaran sel kanker
ke organ lain) penderita dapat
merasakan gejala seperti nyeri
kepala, mual, muntah, kejang,
sesak nafas, nyeri ditulang.
Pengobatan
Tergantung pada stadium penyakit
yang sedang berlangsung, bila
kanker ditemukan dini dan belum
menyebar maka masih dapat
dilakukan operasi namun bila telah
terdapat sedikt penyebaran maka
selain kanker di payudara diangkat
juga harus disertai radiasi
sedangkan bila telah stadium lanjut
atau sel kanker telah meyebar ke
organ tubuh yang lain maka harus
dilakukan kemoterapi
Pencegahan
Untuk pendeteksian dini maka
dianjurkan setiap wanita untuk
selalu melaksanakan SADARI
(pemeriksaan diri sendiri).
Teknik SADARI :
1. Posisi berdiri didepan cermin.
Lakukan pengamatan dengan
posisi tangan disamping badan,
perhatikan keadaan payudara kiri
dan kanan, simetris atau tidak, lihat
pada puting perhatikan letak dan
bentuknya apakah ada tarikan
kedalam, dann lihat adakah
kelainan pada kulitnya. Kemudian
angkat tangan keatas dan
perhatikan apakah ada bayangan
tumor dibawah kulit yang ikut
bergerak keatas.
2. Posisi berbaring. Sebaiknya dengan
posisi punggung diganjal bantal.
Letakkan lengan dibawah kepala
dan mulailah melakukan perabaan
pada payudarakan dimulai dari
bagian dalam dekat puting keluar,
rasakan apakah ada benjolan atau
massa dibawah kulit. Lakukan hal
yang sama pada payudara sisi
yang lainnya.
Sebaiknya pemeriksaan dilakukan
kurang lebih 1 minnggu setelah
keluar haid dan bila ditemukan
suatu benjolan yang mencurigakan
segeralah berkonsultasi dengan
dokter.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://tawangsari.mw.lt
 
KANKER PAYUDARA
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
INDONESIA :: kesehatan :: penyakit-
Navigasi: