WELCOM TO INDONESIA FORUM
 
IndeksCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 SESAK NAFAS ATAU ASMA

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
KENDEO
Administrators
Administrators


Jumlah posting : 25
Join date : 10.12.10
Age : 27
Lokasi : INDONESIA RAYA

PostSubyek: SESAK NAFAS ATAU ASMA   Tue Apr 19, 2011 11:46 pm

Penyakit Asma (Asthma) adalah
suatu penyakit kronik (menahun)
yang menyerang saluran
pernafasan (bronchiale) pada paru
dimana terdapat peradangan
(inflamasi) dinding rongga
bronchiale sehingga
mengakibatkan penyempitan
saluran nafas yang akhirnya
seseorang mengalami sesak nafas.
Penyakit Asma paling banyak
ditemukan di negara maju,
terutama yang tingkat polusi
udaranya tinggi baik dari asap
kendaraan maupun debu padang
pasir.
GEJALA
Adapun tanda dan gejala penyakit
asma diantaranya :
- Pernafasan berbunyi (wheezing/
mengi/bengek) terutama saat
mengeluarkan nafas (exhalation).
Tidak semua penderita asma
memiliki pernafasan yang
berbunyi, dan tidak semua orang
yang nafasnya terdegar wheezing
adalah penderita asma!
- Adanya sesak nafas sebagai
akibat penyempitan saluran bronki
(bronchiale).
- Batuk berkepanjangan di waktu
malam hari atau cuaca dingin.
- Adanya keluhan penderita yang
merasakan dada sempit..
- Serangan asma yang hebat
menyebabkan penderita tidak
dapat berbicara karena
kesulitannya dalam mengatur
pernafasan.
Pada usia anak-anak, gejala awal
dapat berupa rasa gatal dirongga
dada atau leher. Selama serangan
asma, rasa kecemasan yang
berlebihan dari penderita dapat
memperburuk keadaanya. Sebagai
reaksi terhadap kecemasan,
penderita juga akan mengeluarkan
banyak keringat.
PENYEBAB
Sampai saat ini penyebab penyakit
asma belum diketahui secara pasti
meski telah banyak penelitian oleh
para ahli. Teori atau hypotesis
mengenai penyebab seseorang
mengidap asma belum disepakati
oleh para ahli didunia kesehatan.
Namun demikian yang dapat
disimpulkan adalah bahwa pada
penderita asma saluran
pernapasannya memiliki sifat yang
khas yaitu sangat peka terhadap
berbagai rangsangan (bronchial
hyperreactivity = hipereaktivitas
saluran napas) seperti polusi udara
(asap, debu, zat kimia), serbuk sari,
udara dingin, makanan, hewan
berbulu, tekanan jiwa, bau/aroma
menyengat (misalnya;parfum) dan
olahraga.
Selain itu terjadinya serangan asma
sebagai akibat dampak penderita
mengalami infeksi saluran
pernafasan atas (ISPA) baik flu
ataupun sinisitis. Serangan penyakit
asma juga bisa dialami oleh
beberapa wanita dimasa siklus
menstruasi, hal ini sangat jarang
sekali.
Angka peningkatan penderita
asma dikaitkan dengan adanya
faktor resiko yang mendukung
seseorang menderita penyakit
asma, misalnya faktor keturunan.
Jika seorang ibu atau ayah
menderita penyakit asma, maka
kemungkinan besar adanya
penderita asma dalam anggota
keluarga tersebut.
PENGOBATAN
Penyakit Asma (Asthma) sampai
saat ini belum dapat diobati secara
tuntas, ini artinya serangan asma
dapat terjadi dikemudian hari.
Penanganan dan pemberian obat-
obatan kepada penderita asma
adalah sebagai tindakan mengatasi
serangan yang timbul yang mana
disesuaikan dengan tingkat
keparahan dari tanda dan gejala itu
sendiri. Prinsip dasar penanganan
serangan asma adalah dengan
pemberian obat-obatan baik
suntikan (Hydrocortisone), syrup
ventolin (Salbutamol) atau
nebulizer (gas salbutamol) untuk
membantu melonggarkan saluran
pernafasan.
Pada kasus-kasus yang ringan
dimana dirasakan adanya keluhan
yang mengarah pada gejala
serangan asma atau untuk
mencegah terjadinya serangan
lanjutan, maka tim kesehatan atau
dokter akan memberikan obat
tablet seperti Aminophylin dan
Prednisolone. Bagi penderita asma,
disarankan kepada mereka untuk
menyediakan/menyimpan obat
hirup (Ventolin Inhaler) dimanapun
mereka berada yang dapat
membantu melonggarkan saluran
pernafasan dikala serangan terjadi.
PENCEGAHAN
Langkah tepat yang dapat
dilakukan untuk menghindari
serangan asma adalah menjauhi
faktor-faktor penyebab yang
memicu timbulnya serangan asma
itu sendiri. Setiap penderita
umumnya memiliki ciri khas
tersendiri terhadap hal-hal yang
menjadi pemicu serangan
asmanya.
Setelah terjadinya serangan asma,
apabila penderita sudah merasa
dapat bernafas lega akan tetapi
disarankan untuk meneruskan
pengobatannya sesuai obat dan
dosis yang diberikan oleh dokter.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://tawangsari.mw.lt
 
SESAK NAFAS ATAU ASMA
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» ER-6n ---------------- atau ----------------ER-6F ????????
» cdi atau knalpot?
» Pilih BT92 ukuran 150/70 atau 150/60
» master rem Brembo R1 atau Brembo RCS15
» [HELP GAN] NAFAS MOTOR PENDEK

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
INDONESIA :: kesehatan :: penyakit-
Navigasi: